Metland rumah idaman investasi masa depan

Metland rumah idaman investasi masa depan Tbk memiliki berencana mengembangkan @HOM Hotel Lampung bersama investasi Rp45 miliar. Pemancangan tiang perdana(groundbreaking) hotel bertarif ekonomis (bujet) tersebut dijadwalkan kepada kuartal I-2013.

“Pembangunan hotel bujet di Kota Lampung lebih siap sebab lahannya telah sedia. Lampung bakal jadi salah satu dari empat kota yg jadi maksud ekspansi Metland thdepan,” kata Vice Director Corpoate Affair and Corporate Secretary Metland Olivia Surodjo di Jakarta, minggu dulu.

Tepat konsep, proyek hotel di Lampung dapat dibangun di atas lahan seluas 2.000 m persegi (m2). Hotel bujet tersebut diperkirakan mempunyai kira kira 150-200 kamar. Idehotel masihlah mengusung tema yg sama dgn @HOM di Cirebon & Tambun, Bekasi.

“Lahan buat proyek hotel di Lampung benar-benar lebih luas di bandingkan bersama di Cirebon, tapi harga lahan lebih murah di Lampung. Konsepnya sama sebagaimanabujet hotel yang lain yg canggih minimalist,” kata dirinya.

Olivia menjelaskan, pengembangan hotel bujet pass prospektif dikarenakan mempunyai return yg lebih serentak di- bandingkan hotel bintang empat atau lima. Pertumbuhan ekonomi dalam negara yg stabil & kondusif diperkirakan menarik kesukaan wisatawan serta entrepreneur utk berkunjung ke bermacam daerah.

“Ada empat kota yg kami incar buat pengembangan @HOM Hotel ialah Lampung, Medan, Surabaya, serta Palangkaraya. Alasannya, pertumbuhan ekonomi keempat kotalumayan bagus serta sesuai yang merupakan investasi business properti ke depannya,” tegas dirinya

sekarang, Metland sudah mempunyai hotel bujet @HOM di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, & di Cirebon. Perseroan menargetkan, dalam kurun disaat tiga th akan datang atau 2015, akan membangun 20 hotel bujet yg menyebar di seluruhnya Indonesia.

Direktur Pengembangan Usaha Metland Anhar Sudrajat menyambung, pihaknya optimistis bisa membangun 20 hotel bujet sampai 2015. “Sudah tidak sedikit proyek @HOM dalam konsep di sekian banyak daerah. Hingga dikala ini yg udah buka baru satu, adalah @HOM Hotel Tambun, Bekasi, serta serentak menyusul @HOM Cirebon,” ungkapbeliau.

Terkecuali kota-kota itu, Metland pula tengah mengincar akuisisi lahan di Tasik, Majalengka, serta Bandung buat pengembangan jaringan hotel bujet. “Kami menyasarseluruhnya daerah. Sebab menurut kami, 33 propinsi di Indonesia itu semuanya prospektif utk pembangunan properti,” kata dirinya.

Sumber referensi:

http://gadgetinvasion.blogspot.com/2014/12/metland-rumah-idaman-investasi-masa.html

Jenis-jenis banjir dan cara penanganannya

Banjir merupakan salah satu masalah klasik yang kerap dihadapi oleh wilayah-wilayah perkotaan permasalahan ini pun kini sudah menjadi semakin meningkat. Tentu saja ini akan menjadi sebuah hal yang amat bermasalah bagi kebanyakan orang meskipun mereka sudah mampu untuk mengatasi masalah tersebut dengan bermacam cara konservasi air dan bahkan biopori. Aktivitas manusia yang cenderung mengubah sistem ekologi di wilayah sungai akan berdampak pada hidrologi lingkungan dan di masa depan akan mengakibatkan sering terjadinya banjir. Ada juga masalah yang muncul karena ada kegiatan penggundulan hutan terutama pada daerah aliran sungai.

Banjir bervariasi dalam tingkat keparahan dari segi daerah tingkat atau besaran dan secara mendalam. Pada umumnya, banjir diklasifikasikan sebagai banjir kecil atau besar. Bila mengenai banjir kecil, ini dapat dikarenakan genangan atau mungkin tidak karena overbanking. Banjir tersebut biasanya terbatas pada banjir dataran sungai sepanjang saluran air. Sebenarnya ini bukan masalah besar karena sudah dapat dicegah dengan biopori atau sumur resapan air. Banjir biasanya dangkal dan mungkin tidak ada aliran yang terlihat.

Selanjutnya adalah banjir besar. Selama banjir besar, banjir disebabkan oleh luapan sungai, danau, bendungan dan struktur pelindung lainnya. Banjir menutupi area yang berdekatan luas dan menyebar dengan cepat ke daerah sekitarnya yang memiliki ketinggian yang relatif lebih rendah. Banjir relatif lebih parah di sebagian besar daerah yang terkena bencana. Apabila mengenai durasi, banjir memakan waktu biasanya dari 12 sampai 24 jam atau bahkan lebih lama.

Meskipun di beberapa wilayah khususnya wilayah perkotaan yang sanitasinya kurang baik kerap kali kedatangan banjir, namun sesungguhnya air bukanlah sesuatu hal yang kita dapatkan secara gratis sehingga kita dapat menggunakannya sembarangan. Air adalah sumber kehidupan yang bermakna oleh karenanya orang bijak adalah orang yang dapat menghargai air dengan cara melakukan penghematan air dalam segala aktifitas yang berhubungan dengan menggunakan air seperti mandi, mencuci dan lain sebagainya karena metode sederhana ini sesungguhnya bentuk lain dari penghematan energi dan biaya.