Sekolah Binaan Sukanto Tanoto Lewat Tanoto Foundation di Lubuk Gaung

Membantu peningkatan pendidikan di Indonesia merupakan salah satu tujuan Sukanto Tanoto melalui Yayasan Bakti Tanoto Foundation miliknya. Tanoto Foundation milik seorang pebisnis tersukses asal Medan ini memberiakn bantuan dalam bentuk pengajaran dan merenovasi dua sekolah yang berada di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai pun merupakan salah satu wujud nyata. Bekerja sama dengan PT Sari Dumai Sejati (SDS) Apical mereka membangun kelas dan ifrastruktur sekolah lainnya.

Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo pun sangat mendukung dan berterima kasih kepada Tanoto Foundation serta PT SDS karena telah membantu dan peduli kepada kemajuan dunia pendidikan masyrakat Indonesia, karena pendidikan merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kemajuan suatu bangsa melalui sumber daya manusianya, sehingga nantinya menghasilkan manusia yang terampil, inovatif dan bernilai jual. Dengan bantuan pihak swasta seperti ini, anggaran pendidikan dari pemerintah yang hanya sebesar 20 persen dapat ditanggulangi dan mampu memenuhi kebutuhan serta penyediaan sarana pendidikan yang ideal.

Renovasi yang dilakukan sejak tahun 2015 dan selesai setahun berikutnya ini telah menghabiskan biaya mencapai 2 Milyar. Jenis bantuannya meliputi 10 ruang kelas belajar MTs Nurul Islam dan 6 ruang kelas belajar SD Negeri Lubuk Gaung yang telah direnovasi serta penambahan meja kursi untuk setiap kelas baru. Selain itu infrastruktrur yang direnovasi meliputi asrama pelajar, sarana air bersih, dan koleksi 2.000 buku bacaan untuk perpustakaan bagi dua sekolah tersebut

Tidak hanya bantuan fisik Sukanto Tanoto yang memiliki April Asia ini pun berikan bentuk pengajaran dengan metode yang tidak membosankan juga diterapkan. Terdapat tiga program yang telah dijalankan yaitu pelita pendidikan, seperti pelita sekolah asri, pelita guru mandiri, dan pelita pustaka.

Pelita sekolah asri diajarkan bagaimana membentuk sekolah yang aman dan nyaman, serta bisa membuat pelajar merasa tidak bosan, contohnya guru dan pelajar mengatur agar lingkungan bersih dan sehat. Untuk pelita guru mandiri, lebih fokus pada peningkatan guru dalam mengajar. Sedangkan pelita pustaka, bagaimana mengundang minat baca dan menjadikan membaca sebagai budaya pada anak-anak sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Dalam program Tanoto Foundation dalam meningkatkan minat baca ini diadakan pustaka tetap dan bergilir. Pustaka tetap merupakan pemberian bantuan buku bacaan bacaan terhadap 5 sekolah dan dapat menjadi milik sekolah itu sendiri. Sedangkan pustaka bergilir, memberikan bantuan buku bacaan bukan untuk dimiliki sekolah. Tapi secara bergilir bantuan buku di-rolling untuk kelima sekolah binaan di Dumai termasuk di Lubuk Gaung.

Selain itu pemberian beasiswa untuk guru lulusan SMA dan lulusan D3 juga dilakukan, dengan harapan mereka bisa menempuh perguruan tinggi lagi agar mendapat gelar sarjana. Maka seharusnya kualitas guru pun akan semakin baik dan akan berimbas kepada anak murid didikannya.

Advertisements