Bisnis rumahan dengan modal resep masakan

Siapa yang bilang bahwa kita tidak bisa menjalani sebuah bisnis rumahan dengan bermodalkan pengetahuan akan aneka resep masakan?. Ya, memang modal juga memegang peranan penting. Namun apalah artinya modal apabila Anda tidak memiliki kemampuan dalam mengolah berbagai resep masakan?. Tentu modal akan menjadi sia-sia jua bukan?.

Banyak contohnya para pengusaha bisnis kuliner yang telah menuai kesuksesan dengan keuntungan yang tak kalah besar dengan bisnis dibidang lain. Meskipun demikian tentunya untuk memulai sebuah usaha bukanlah hal yang terlihat mudah karena pada dasarnya dibutuhkan tekad, usaha serta kerja keras yang tanpa henti guna terus meningkatkan pangsa pasar dari bisnis yang digeluti.

Bagi Anda yang memang tertarik untuk memulai usaha di bidang ini, maka beberapa tips dan informasi berikut mungkin bisa menjadi referensi bagi Anda dalam memajukan usaha yang akan dirintis.  Apakah tips-tips tersebut?. Berikut adalah beberapa diantaranya:

Menu masakan yang paling dikuasai
Menu makanan harus sesuai dengan pasar yang akan anda targetkan. Jika anda berada di lingkungan mahasiswa, maka jangan membuat menu jepang yang harganya mahal. Tapi pilihlah menu yang enak tapi murah dan dapat dikonsumsi setiap hari oleh mahasiswa. Beda lagi jika anda mempunyai target pasar di apartement elit, maka menunya pun disesuaikan, misalnya anda menyediakan menu kuliner ala eropa.

Tampil cantik dan higienis
Apapun produk kuliner yang akan anda tawarkan, maka haruslah mempunyai penampilan yang cantik, menarik, keren, dan higienis. Jangan sampai terlihat kotor, acak-acakan, sehingga dapat menurunkan minat beli konsumen. Kemasan yang baik ini tak selalu mahal, yang penting terlihat bersih dan menarik. Karena walaupun makanan enak tapi dikemas dengan buruk, maka tidak akan diminati oleh pelanggan.

Tempat strategis dan bersih
Selain memiliki segudang aneka resep masakan terbaik di Indonesia, salah satu alasan pelanggan membeli ke tempat anda adalah karena tempatnya dekat, strategis, dan bersih. Strategis disini maksudnya adalah sebisa mungkin menempatkan toko anda dekat dengan pelanggan. Apakah itu dekat dengan rumah tinggal, dekat kantor, dekat tempat pembelanjaan, semuanya ini tergantung dengan target pasar yang dituju. Dan usahakan agar tempat penjualan ini selalu dalam keadaan bersih dan rapih, sehingga pengunjung betah dan mereka akan kembali lagi jika mereka merasa nyaman di toko kuliner anda.

Pelayanan ramah menyenangkan
Sebenarnya ini adalah hal dasar dan sangat manusiawi, karena tidak ada satupun orang yang suka kalau dilayani dengan buruk. Semua orang suka keramahan, senyuman, dan ucapan tulus seperti “selamat datang” atau “terima kasih”. Latihlah diri anda dan karyawan yang ada di tempat bisnis kuliner anda untuk selalu bersikap ramah, melayani dengan tulus, murah senyum, dan dengarkan keluhan pelanggan dengan baik.

Berikan pelanggan nilai lebih
Nilai lebih yang anda berikan berfungsi sebagai daya tarik agar pengunjung dapat menjadi pelanggan setia. Dengan adanya nilai lebih kepada pelanggan, maka anda telah melangkah lebih maju dari para pesaing bisnis kuliner anda. Contoh dari pemberian nilai lebih ini adalah potongan harga, memberikan souvenir, parkir gratis, adanya hotspot, dan sebagainya. Disini anda dituntut befikir kretif untuk memberikan nilai lebih kepada pelanggan.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa Anda jadikan pegangan saat mulai untuk mengembangkan bisnis makanan. Dan yang terakhir tentu saja jangan lupa untuk menggunakan berbagai macam sosial media guna serta berbagai direktori alamat guna mempromosikan alamat perusahaan kuliner yang Anda miliki.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s